STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A.    STRUKTUR KURIKULUM
Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulum tiap mata pelajaran dituangkan dalam bentuk Kompetensi (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar) yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL)dan menengah terdiri atas komponen mata pelajaran, komponen muatan lokal dan komponen pengembangan diri :
1.              Komponen Mata Pelajaran
Komponen mata pelajaran terdiri dari lima kelompok mata pelajaran, yaitu :
(1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. 
(2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.  
(3) Kelompok mata pelajaran  ilmu pengetahuan dan teknologi,  dimaksudkan untuk mengenal, menyikapi, dan mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menanamkan kebiasaan berpikir dan berperilaku ilmiah yang kritis, kreatif dan mandiri.
 (4)Kelompok mata pelajaran estetika, dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni.
(5) Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan, dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas dan kesadaran hidup sehat.
(disadur dari Kerangka Dasar & Struktur Kurikulum )

2. Komponen Muatan Lokal
Muatan lokal dimaksud untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas madrasah dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada.

            3. Komponen Pengembangan Diri
            Pengembangan diri dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah.

STRUKTUR KURIKULUM MI MIFTAHUL HIDAYAH


Tabel : Struktur Kurikulum MI MIFTAHUL HIDAYAH

K o m p o n e n
Kelas dan Alokasi Waktu

I
II
III
IV, V, dan VI


 A.  Mata Pelajaran





      1.   Pendidikan Agama Islam
Pendekatan
Tematik




a. Al Qur’an Hadits
2

b. Aqidah Akhlaq
2

c. Fiqh
2

d. SKI
2

      2.   Pendidikan Kewarganegaraan
2

      3.   Bahasa Indonesia
6

      4    Bahasa Arab
2

      5.   Matematika
6

      6.   Ilmu Pengetahuan Alam
4

      7.   Ilmu Pengetahuan Sosial
4

      8.   Seni Budaya dan Keterampilan
2

      9.   Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

2

 B.   Muatan Lokal *)


a. Bahasa Jawa
2

b. Bahasa Inggris
2

C.  Pengembangan Diri **)
 (Baca Tulis Al Qur'an, Rebana, Qiroah      Komputer, Pramuka, Drum band)



2*)

J u m l a h
34
34
38
42


Keterangan:
1.      Pembelajaran  pada kelas I s.d. III dilaksanakan melalui pendekatan tematik, sedangkan  pada kelas IV s.d. VI dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran.
2.   *)    Kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi   daerah, yang ditentukan oleh satuan pendidikan (madrasah).
3.      **)  Bukan mata pelajaran tetapi harus diasuh oleh guru dengan tujuan memberikan kesempatan peserta didik  untuk mengembangkan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, dan kondisi satuan pendidikan (madrasah).




B. MUATAN KURIKULUM
Berdasarkan Standar Isi yang dikembangkan oleh BSNP, Kebijakan Kanwil Departemen Agama Provinsi Jawa Tengah, Kebijakan Kandepag Kota Semarang dan hasil rapat internal  Komite Madrasah,  mata pelajaran yang dikembangkan oleh MI Miftahul Hidayah dideskripsikan sebagai berikut :

1.  Komponen Mata Pelajaran
a.  Pendidikan Agama Islam
Pendidikan Agama Islam yang dikembangkan di MI Miftahul Hidayah meliputi sub mata pelajaran :
1.  Al Qur’an Hadits; Mata Pelajaran Al Qur’an – Hadist di Madrasah Ibtidaiyah bertujuan untuk memberikan kemampuan dasar kepada peserta didik dalam membaca, menulis, membiasakan dan menggemari Al Qur’an dan Hadist serta menanamkan pengertian, pemahaman , penghayatan isi kandungan ayat – ayat Al Qur’an – Hadist untuk mendorong, membina dan membimbing aklaq dan perilaku peserta didik agar berpedoman kepada dan sesuai dengan isi kandungan ayat – ayat Al Qur’an dan Hadist.
Ruang lingkup dari mata pelajaran ini meliputi :
a)    Pengetahuan dasar membaca dan menulis Al Qur’an
b)    Hafalan surat – surat pendek
c)    Pemahaman kandungan surat – surat pendek
d)    Hadist – hadist tentang kebersihan, niat, menghormati orang tua, persaudaraan, silaturrahim, taqwa, menyayangi anak yatim, shalat berjamaah, ciri – ciri orang munafik dan amal shaleh.
2.   Aqidah Akhlaq; Mata pelajaran ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan peserta didik yang diwujudkan dalam akhlaqnya yang terpuji, melalui pemberian dan pemupukan  pengetahuan, penghayatan, pengamalan serta pengalaman peserta didik tentang aqidah dan akhlaq Islam
Ruang lingkup dari mata pelajaran ini meliputi :
Aspek Keimanan
Aspek Akhlaq
Aspek Kisah Keteladanan
3.  Fiqh Mata pelajaran ini bertujuan bertujuan untuk membekali peserta didik  agar dapat mengetahui dan memahami pokok – pokok hukum Islam secara terperinci dan menyeluruh, baik berupa dalil naqli dan aqli, serta  melaksanakan dan mengamalkan ketentuan hukum islam dengan benar.
Ruang lingkup mata pelajaran Fiqih meliputi eserasian,keselarasan, dan kesieimbangan antara :

§    Hubungan manusia dengan Allah Swt
§    Hubungan manusia dengan sesama manusia, dan
§    Hubungan manusia dengan alam lingkungan

4.       Sejarah Kebudayaan Islam. Mata pelajaran ini bertujuan untuk membekali  peserta didik dengan pengetahuan tentang sejarah dan kebudayaan  Islam, mendorongs peserta didik untuk mengambil ibrah, nilai dan makna yang terdapat dalam sejarah serta menanamkan penghayatan dan kemauan yang kuat untuk berklaq mulia berdasarkan cermatan atas fakta sejarah yang ada
Ruang lingkup mata pelajaran ini meliputi :
Di tingkat Madrasah Ibtidaiyah dikaji tentang sejarah Arab pra Islam, sejarah Rasulullah saw dan al-Khulafaur Rosyidin

b. Pendidikan kewarganegaraan.
Mata pelajaran ini bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan, berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi, membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya, dan berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia
 Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut. :
1)      Persatuan dan Kesatuan bangsa,
2)      Norma, hukum dan peraturan,
3)      Hak asasi manusia .
4)      Kebutuhan  warga negara
5)      Konstitusi Negara
6)      Kekuasan dan Politik,
7)      Pancasila
8)      Globalisasi

c. Bahasa Indonesia.
Mata pelajaran ini bertujuan untuk bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis, memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan, menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan  intelektual, serta kematangan emosional dan sosial, memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa dan menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.

d.              Bahasa Arab.
Mata pelajaran Bahasa Arab bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik berkomunikasi dalam bahasa tersebut, dalam bentuk lisan dan tulis, memanfaatkan bahasa Arab untuk menjadi alat utama belajar, khususnya dalam mengkaji sumber-sumber ajaran Islam dan mengembangkan pemahaman tentang saling keterkaitan antar bahasa dan budaya serta memperluas cakrawala budaya..
Ruang lingkup pelajaran Bahasa Arab ini meliputi :
1)      Kemampuan berkomunikasi yang meliputi mendengarkan (istima’), berbicara (kalam), membaca (qira’ah), dan menulis (kitabah).
2)      Kemampuan gramatika  (Nahwu dan Sharf)

e.               Matematika.
Mata pelajaran ini bertujuan untuk membekali peserta didik memiliki kemampuan memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah, Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan  matematika, Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh serta mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah

f.           Ilmu Pengetahuan Alam.
Mata pelajaran ini bertujuan untuk membekali peserta didik memiliki kemampuan mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positip  dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan,  teknologi dan masyarakat, mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan
Ruang Lingkup bahan kajian IPA I meliputi aspek-aspek berikut.
1)          Makhluk hidup dan proses kehidupan,
2)          Benda/materi, sifat-sifat dan kegunaannya
3)          Energi dan perubahannya
4)          Bumi dan alam semesta

g.     Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata pelajaran ini bertjuan untuk agar peserta didik memiliki kemampuan mengenal  konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan  masyarakat dan lingkungannya,      Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu,  inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial dan Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama
Ruang lingkup mata pelajaran IPS meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1.   Manusia, Tempat, dan Lingkungan     
2.   Waktu, Keberlanjutan, dan Perubahan
3.     Sistem Sosial dan Budaya
4.     Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan.


h.              Seni  Budaya dan Ketrampilan
 Mata pelajaran ini bertujuan untuk mengembangkan apresiasi terhadap seni budaya dan keterampilan, menumbuhkan kreativitas melalui seni budaya dan keterampilan
Ruang lingkup Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1)      Seni rupa,
2)      Seni musik
3)      Keterampilan,.

i.            Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan
 Mata pelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik, meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar, mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggungjawab, kerjasama, percaya diri dan demokratis dan memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, terampil, serta memiliki sikap yang positif.
 Ruang lingkup mata pelajaran Pendiidikan Jasmani, Olahraga dan  Kesehatan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1)      Permainan dan olahraga
2)         Aktivitas pengembangan
3)         Aktivitas senam
4)         Aktivitas ritmik
5)         Aktivitas air
6)         Kesehatan,.
(disadur dari Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar tiap mata pelajaran .)

2. Komponen muatan lokal
Pengembangan muatan lokal di MI Miftahul Hidayah didasarkan pada Kebijakan Gubernur Jawa Tengah, kebijakan Kandepag Kota Semarang dan hasil rapat internal Komite MI Miftahul Hidayah. Atas dasar  beberapa aturan tersebut muatan lokal yang dikembangkan oleh MI Miftahul Hidayah . terdiri atas mata pelajaran sebagai berikut :
a.Bahasa Jawa.
Mata pelajaran ini bertujuan untuk mengembangkan apresiasi terhadap bahasa dan budaya Jawa Tengah, mengenalkan identitas masyarakat Jawa Tengah dan  menanamkan kecintaan pada bahasa dan budaya Jawa Tengah. Ruang   lingkup mata pelajaran ini adalah
1)      Kemampuan berkomunikasi yang meliputi mendengarkan (ngrungokake), berbicara (guneman), membaca (maca), dan menulis (nulis).
2)      Kemampuan menulis huruf jawa
(dibuat sendiri oleh madrasah  sesuai petunjuk Kebijakan Diknas ttg Mulok Bahasa Jawa.)
b.   Baca Tulis Al Qur’an.
Mata pelajaran ini bertujuan untuk mengenalkan keterampilan membaca dan menulis Al qur’an sejak usia dini, menumbuhkan kecintaan dan kegemaran untuk membaca Alqur’an. Ruang lingkup mata pelajaran ini meliputi pengenalan huruf hijaiyah dan tanda baca, pelatihan membaca huruf hijaiyah yang dipisah maupun disambung, pengenalan bacaan-bacaan tajwid dalam Al Qur’an dan pengenalan bacaan-bacaan gharib dalam Al Qur’an
c. Bahasa Inggris
      Mata pelajaran ini bertujuan membina keterampilan berbahasa dan berkomunikasi secara lisan dan tulisan untuk mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan IPTEKS dalam menyongsong era globalisasi. Ruang lingkup  mata pelajaran ini adalah :
1)      Mendengarkan (listening)
2)      Berbicara (speaking)
3)      Membaca (reading)
4)      Menulis (writing)
 
Muatan lokal juga dapat dikembangkan dari hasil “analisis situasi dan kebutuhan” dan :”penentuan aspek khusus” dalam tahapan penyusunan KTSP. Hasil telaah tentang keadaan daerah, segala sesuatu yang terdapat di daerah tertentu yang pada dasarnya berkaitan dengan lingkungan alam, lingkungan sosial ekonomi, dan lingkungan sosial budaya, yang menjadi kebutuhan daerah untuk kelangsungan hidup dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat tersebut, dan disesuaikan dengan arah perkembangan daerah serta potensi daerah yang bersangkutan dapat menjadi bahan untuk menyusun muatan lokal.  Kebutuhan daerah tersebut misalnya kebutuhan untuk:
(i)                 Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah
(ii)               Meningkatkan kemampuan dan keterampilan di bidang tertentu, sesuai   dengan keadaan sosial budaya daerah
(iii)             Meningkatkan penguasaan bahasa Arab dan Inggris  untuk keperluan sehari-hari, dan menunjang pemberdayaan individu dalam melakukan belajar lebih lanjut (belajar sepanjang hayat)

Selain itu, muatan lokal juga bisa dimunculkan sebagai kekhasan satuan pendidikan. Misalnya, kekhasan satuan pendidikan di MI Miftahul Hidayah. Kekhasan  sebagai sumber pengembangan muatan lokal berkaitan dengan karakteristik di lingkungan sosial budaya sekitar MI Miftahul Hidayah Pongangan. Dalam hal ini muatan lokal  berupa kegiatan kesenian rebana, Qiroah/tilawah Al Qur'an, pramuka , komputer dan drum band.
         
          
3. Komponen Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi madrasah. Bentuk kegiatan pengembangan MI Miftahul Hidayah berupa :
                i.        Shalat Dhuha dan Dhuhur Berjama’ah, bertujuan untuk mengenalkan pelaksanaan ibadah shalat dan menanamkan kecintaan untuk menjaga shalat  fardhu Ruang lingkupnya adalah pembiasaan Shalat Dhuha dan Shalat Dhuhur secara berjama’ah
               ii.        Hafalan Surat Pendek dan Asmaul Husna, bertujuan untuk menanamkan rasa cinta kepada Allah dan al Qur’an . Ruang lingkupnya adalah pembiasaan membaca Al Qur’an setiap hari
              iii.        Layanan Bimbingan dan Konseling, bertujuan untuk  memberikan layanan konseling kepada peserta didik di lingkungan madrasah.   Bidang Bimbingan konseling mencakup (1) bidang bimbingan pribadi-sosial, (2) bidang bimbingan belajar, dan (3) bimbingan karir.

Bidang bimbingan pribadi-sosial 
Tugas perkembangan (TP) dalam kelompok pribadi-sosial ini dimaksudkan agar siswa mampu: (a) memiliki kesadaran diri , yaitu menggambarkan penampilan dan mengenal kekhususan diri, (b) mengembangkan sikap positif & menggambarkan orang-orang yang disenangi, (c) membuat pilihan secara sehat, (d) menghargai orang lain, (e) bertanggungjawab, (f) mengembangkan keterampilan hubungan antar pribadi, (g)menyelesaikan konflik, (h) membuat keputusan secara efektif, (i) bidang bimbingan belajar, yaitu mencapai tujuan dan tugas perkembangan pendidikan. Contoh  bimbingan pribadi–sosial, antara lain mengendalikan /mengarahkan emosi, memiliki nilai – nilai kehidupan untuk mengambil keputusan / pemecahan masalah, memahami perkembangan psikoseksual yang sehat, memahami prasangka & mengkaji akibat-akibatnya, manajemen waktu, lingkungan sekolah, rumah,dan masyarakat, serta keterkaitannya, memahami situasi dan cara-cara mengendalikan konflik, membuat keputusan dengan bermacam resiko, mengenal & menghargai keunikan diri, berpikir & bersikap positip pada diri & orang lain, pemanfaatan waktu luang/keterampilan pribadi untuk kesehatan fisik dan mental, menilai keadaan dan keefektifan hubungan sosial dan keluarga, relasi/keterampilan komunikasi positip sepanjang hayat, dan lain-lain   


Bidang Bimbingan Belajar
TP  dalam kelompok perkembangan belajar ini dimaksudkan agar siswa mampu: (a) melaksanakan keterampilan atau teknik belajar secara efektif, (b) menetapkan tujuan dan perencanaan pendidikan, (c) belajar secara efektif, (d) terampil dan mampu dalam menghadapi evaluasi / ujian, (e) bidang bimbingan karir, yaitu mewujudkan pribadi pekerja yang produktif. Contoh materi bimbingan belajar, antara lain: belajar efektif untuk keberhasilan/prestasi demi masa depan, kekuatan diri dalam belajar, mengatur dan menggunakan waktu untuk belajar, evaluasi keberhasilan dan kegagalan dalam mengikuti ulangan/ujian/tes, mengumpulkan/mempelajari informasi penjurusan, mulai mengenal perguruan tinggi/lembaga pendidikan yang lebih tinggi/studi lanjut, belajar sepanjang masa/hayat, memahami tujuan pendidikan, siap memasuki perguruan tinggi, dan lain-lain

Bidang Bimbingan Karir
 TP dalam kelompok perkembangan karir ini dimaksudkan agar siswa mampu: (a) membentuk identitas karir,mengenali ciri-ciri pekerjaan di dalam lingkungan kerja, (b) merencanakan masa depan, (c) membentuk pola / kecenderungan arah karir dan (d) mengenal keterampilan, kemampuan, dan bakat. Beberapa contoh materi/ isi layanan  bimbingan karir, antara lain: menilai pola karir, fleksibel dalam pemilihan karir, merencanakan studi lanjut dan penjajagan pilihan karir, mengembangkan kecakapan (bakat, minat, keterampilan) untuk keberhasilan hidup, memilih jurusan dan program studi, serta pilihan karir secara realistis, mengembangkan keterampilan untuk antisipasi perubahan, mengenal konfik peranan yang mungkin terjadi dalam lingkungan karir, legalitas untuk keamanan dan kepastian bekerja, menata kembali tujuan-tujuan karir, peranan dalam keluarga dan pekerjaan, menghadapi diskriminasi/pelecehan dalam dunia kerja, mengenal kemampuan diri (keterampilan/kecakapan) sekarang dan yang akan datang, dan lain-lain

              iv.        Kepramukaan, bertujuan untuk melatih siswa agar terampil dan mandiri, menanamkan sikap peduli terhadap orang lain, melatih agar mampu bekerja sama dengan orang lain, menanamkan sikap disiplin, menumbuhkan rasa percaya diri. Ruang lingkupnya adalah
1) keterampilan personal
2) Keterampilan sosial
3) Keterampilan vokasional sederhana
               v.        Seni Baca Al Qur’an, bertujuan untuk menumbuhkan apresiasi (penghargaan) siswa terhadap seni budaya Islami, memupuk bakat dan minat siswa di bidang seni baca Al Qur’an, menumbuhkan rasa percaya diri. Ruang lingkupnya adalah keterampilan seni membaca Al Qur’an.
              vi.        Seni Rebana, bertujuan untuk menumbuhkan apresiasi (penghargaan) siswa terhadap seni budaya Islami, memupuk bakat dan minat siswa di bidang seni musik Islami, menumbuhkan rasa percaya diri. Ruang lingkupnya adalah keterampilan memainkan musik rebana.

Jadwal dan Alokasi Waktu
Program Pengembangan Diri Di MI Miftahul Hidayah

NO
KEGIATAN
HARI
WAKTU
KET
1.
Layanan Bimbingan  Konseling
Senin - Sabtu
07.30 – 13.00
ekuivalen dengan 2 jam pelajaran (2 x 35 menit)
2.
Hafalan Surat Pendek/Asmaul Husna
Senin - Sabtu
06.30 – 07.00
3.
shalat Dhuha berjama’ah
Senin - Sabtu
08.45 – 09.00
4.
Shalat Dhuhur berjama’ah
Senin - sabtu
11.45 – 12.15
5.
Kepramukaan
Jum’at
15.15 – 16.45
6.
Komputer
Senin-Kamis
12.15 – 13.15
7.
Seni Baca AlQur’an
Jumat-Sabtu
10.15 – 11.15
8.
Seni Rebana
Sabtu
11.15 – 12.30
9
Drum band
Senin-Selasa
13.30 – 16.00

Penilaian Kegiatan Pengembangan Diri.
Penilaian Kegiatan Pengembangan diri  dilakukan dengan pendekatan kulitatif dengan rentang sebagai berikut :

Kategori Nilai
Keterangan
A
Sangat Baik
B
Baik
C
Cukup
D
Kurang
Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template